topiksulsel.news, Makassar – Pembinaan sepakbola usia dini di Kota Makassar terus menunjukkan perkembangan positif melalui berbagai kompetisi dan program pembinaan berkelanjutan. PSSI Kota Makassar menghadiri penutupan kegiatan Makassar Super Cup 2026, sebuah ajang pembinaan dan kompetisi sepakbola usia dini yang diselenggarakan oleh SSB Anging Mammiri di Lapangan Auri Panaikang, Makassar, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan pemain muda. Minggu, 18/01/2026
Dalam kegiatan tersebut, PSSI Kota Makassar dihadiri langsung oleh Wakil Ketua Umum, Bapak Erwin Sodding, bersama Sekretaris Umum, Yusran. Kehadiran jajaran pengurus PSSI Kota Makassar ini menegaskan komitmen organisasi dalam mengawal proses pembinaan sepakbola sejak usia dini sebagai fondasi utama pengembangan prestasi sepakbola di daerah.
Makassar Super Cup 2026 diikuti oleh 47 peserta yang terbagi dalam empat kategori usia, yakni U-10, U-11, U-12, dan U-13. Selama kegiatan berlangsung, para peserta tidak hanya mengikuti pertandingan, tetapi juga mendapatkan pembinaan teknik dasar sepakbola, peningkatan kondisi fisik, serta pembentukan karakter melalui penanaman nilai sportivitas, disiplin, dan kerja sama tim.
Ajang ini menjadi sarana evaluasi perkembangan pemain oleh para pelatih serta wadah kompetisi yang positif bagi pemain usia dini. Dengan sistem pembinaan dan kompetisi yang disesuaikan dengan kelompok usia, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pemain secara bertahap dan berkelanjutan.
Wakil Ketua Umum PSSI Kota Makassar,

Erwin Sodding, menyampaikan apresiasi kepada SSB Anging Mammiri atas konsistensinya dalam menginisiasi dan menyelenggarakan kegiatan pembinaan sepakbola usia dini melalui Makassar Super Cup 2026.
“PSSI Kota Makassar sangat mengapresiasi pelaksanaan Makassar Super Cup 2026 oleh SSB Anging Mammiri. Kegiatan seperti ini sangat penting sebagai bagian dari proses pembinaan jangka panjang untuk melahirkan pemain-pemain berkualitas yang kelak mampu membawa nama baik Kota Makassar,” ujar Erwin Sodding.
Sementara itu, Sekretaris Umum PSSI Kota Makassar, Yusran, menekankan bahwa kompetisi usia dini harus menjadi bagian dari sistem pembinaan yang terstruktur dan berjenjang.
“Makassar Super Cup 2026 bukan sekadar kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan karakter dan mental bertanding anak-anak. PSSI Kota Makassar akan terus mendorong kegiatan pembinaan usia dini yang selaras dengan regulasi dan program PSSI,” ungkap Yusran.
Penutupan kegiatan berlangsung dalam suasana penuh antusiasme, ditandai dengan sesi foto bersama antara peserta, pelatih SSB Anging Mammiri, serta jajaran pengurus PSSI Kota Makassar. Momentum ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian Makassar Super Cup 2026 sekaligus awal dari pembinaan lanjutan bagi para pemain usia dini.
Melalui pelaksanaan Makassar Super Cup 2026, PSSI Kota Makassar kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendukung sekolah sepakbola dan komunitas pembinaan usia dini di Kota Makassar. Langkah ini sejalan dengan visi PSSI dan Asprov PSSI Sulawesi Selatan dalam membangun sepakbola yang berkelanjutan, berprestasi, dan berorientasi pada pengembangan pemain sejak usia dini.











