topiksulsel.news, MAKASSAR — Liga APSSI Kota Makassar U-15 resmi ditutup dalam seremoni penutupan yang berlangsung meriah di Stadion Barombong, Kota Makassar, Minggu (10/05/2026).
Kegiatan penutupan ini dihadiri Wakil Ketua PSSI Kota Makassar Erwin Sodding, Sekretaris Umum PSSI Kota Makassar Yusran, Ketua Umum APSSI Kota Makassar sekaligus Direktur Teknik PSM Makassar Zulkifli Syukur, Sekretaris Umum APSSI Kota Makassar Irfan Afandi, serta Coach PSM Makassar Ahmad Amiruddin.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua PSSI Kota Makassar Erwin Sodding yang akrab disapa Erwin menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan kompetisi usia dini tersebut.
Menurutnya, Liga APSSI Kota Makassar menjadi bagian penting dalam proses pembinaan dan pengembangan talenta muda sepakbola di Kota Makassar.
“Kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada panitia pelaksana, pengurus APSSI Kota Makassar, para orangtua atlet, serta seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan menjaga semangat sportivitas selama kompetisi berlangsung,” ujar Erwin.
Pada kesempatan tersebut, Erwin juga menyampaikan ucapan selamat kepada SSB Bangau Putra yang berhasil keluar sebagai juara Liga APSSI Kota Makassar U-15.
“Selamat kepada SSB Bangau Putra yang berhasil menjadi juara. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berkembang dan melahirkan pemain-pemain potensial bagi sepakbola Makassar ke depan,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, Erwin secara resmi menutup Liga APSSI Kota Makassar U-15.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan sepakbola usia dini di Kota Makassar, PSSI Kota Makassar juga menyerahkan tambahan penghargaan individu kepada atlet, pelatih, dan tim terbaik selama kompetisi berlangsung.
Penghargaan tersebut berupa sarung tangan untuk kategori Best Kiper, serta bola untuk kategori pemain terbaik, pelatih terbaik, top skor, tim favorit, dan tim fair play.

Sekretaris Umum PSSI Kota Makassar, Yusran, mengatakan bahwa perhatian terhadap pembinaan usia dini harus terus diperkuat melalui kompetisi yang berkelanjutan.
“Kompetisi seperti ini sangat penting untuk membangun mental bertanding, karakter, dan kualitas pemain sejak usia muda. PSSI Kota Makassar tentu akan terus mendukung kegiatan pembinaan seperti Liga APSSI ini,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum APSSI Kota Makassar sekaligus Direktur Teknik PSM Makassar, Zulkifli Syukur, menegaskan bahwa kompetisi usia dini merupakan fondasi utama dalam mencetak pemain berkualitas di masa depan.
Menurut mantan kapten PSM Makassar tersebut, pemain muda membutuhkan ruang kompetisi yang rutin agar kemampuan teknik, mental, dan karakter mereka terus berkembang.
“Pembinaan usia dini tidak cukup hanya latihan, tetapi harus dibarengi kompetisi yang berkualitas dan berkelanjutan. Dari kompetisi seperti inilah bibit-bibit pemain masa depan bisa lahir dan berkembang,” kata Zulkifli Syukur.
Sekum APSSI Kota Makassar Irfan Afandi menjelaskan bahwa Liga APSSI U-15 berlangsung sejak 10 Januari hingga 10 Mei 2026 dan diikuti 12 tim SSB/Klub yang mayoritas berasal dari Kota Makassar.
Menurutnya, kompetisi dilaksanakan menggunakan sistem home and away selama 22 pekan sebagai bentuk keseriusan dalam membangun kompetisi pembinaan yang kompetitif dan berkesinambungan.
“Liga APSSI ini merupakan wujud dedikasi teman-teman pelatih terhadap kemajuan sepakbola Makassar. Kompetisi ini bukan hanya soal juara, tetapi bagaimana menciptakan ruang pembinaan yang berjenjang bagi pemain usia dini,” ujar Irfan Afandi.
Ia juga mengungkapkan bahwa APSSI Kota Makassar berencana mengembangkan kompetisi serupa untuk kelompok usia lainnya.
“Ke depan kami akan memprogramkan Liga APSSI untuk kelompok usia U-13 dan U-17 agar jenjang pembinaan sepakbola di Kota Makassar terus berjalan secara berkesinambungan dan terarah,” tambahnya.
Penutupan Liga APSSI Kota Makassar U-15 berlangsung penuh antusias dengan dihadiri para pelatih, official tim, orangtua pemain, serta pecinta sepakbola usia dini di Kota Makassar.











